Sasaran Dalam Program Pembangunan Agroindustri

Yang menjadi sasaran dalam program pembangunan Agroindustri adalah peningkatan ekspor, investasi yang kondusif dan berkembangnya usaha produksi serta distribusi.

Dalam Peningkatan Ekspor kualitas adalah hal utama yang perlu diperhatikan dalam kegiatan ekspor dalam berbagai komoditi. Dalam komoditi pertanian hal yang menyebabkan kualitas produk yang diekspor tidak layak atau tidak sesuai dengan permintaan negara pengimpor adalah masih banyaknya produk pertanian Indonesia yang tidak tahan lama atau cepat busuk, bahan kimia yang terkandung pada produk ekspor melebihi batas maksimum yang ditentukan, faktor kebersihan dari produk yang diekspor tidak bagus, adanya kontaminasi mikroorganisme serta proses kegiatan ekspor yang dilakukan tidak teregistrasi.

Dalam menangani hal ini peran pemerintah sangat diperlukan untuk kegiatan sosialisasi kepada para petani mengenai penggunaan pestisida yang sebenarnya supaya dalam penggunaan pestisida sintetik yang mengandung banyak zat kimia beracun dapat dikurangi dan dihilangkan. Dalam kegiatan pengemasan,pemerintah perlu melakukan pengawasan yang maksimal. Setiap kemasan yang dipakai harus terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya. Setiap produk yang akan diekspor khususnya komoditi pertanian yang merupakan bahan pangan haruslah terjamin kebersihannya dan tahan lama supaya tidak terjadi pembusukan. Untuk memaksimalkan kegiatan ekspor Indonesia dari komoditi pertanian perlu upaya peninjauan kembali atas produk yang akan diekspor, sehingga kualitasnya terjamin.

Sedangkan dalam Investasi Yang Kondusif peran pemerintah sebagai penyelenggara negara, pemerintah perlu menetapkan prioritas yang jelas dan konsisten mengenai: investasi yang diperbolehkan, investasi apa yang dianjurkan, investasi yang dilarang,investasi yang dapat dilakukan asing, investasi yang hanya boleh untuk UKM dan koperasi, investasi yang hanya boleh untuk BUMN, investasi yang harus ada kemitraan dengan usaha lokal atau negara,dan seterusnya. Tujuannya agar investasi nasional dapat memberikan kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat. Seperti halnya peran pengaturan, maka keluaran dari peran pengarah ini,juga perlu ditinjau secara berkala agar sesuai dengan perkembangan ekonomi masyarakat, dan tujuannya adalah semata- mata untuk kepentingan nasional, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat di negara tersebut. Peran pengawas adalah peran dan tugas pemerintah dalam mengawasi penggunaan sumber daya investasi nasional secara efisien dan efektif.

Sementara itu dalam hal berkembangnya usaha produksi serta distribusi diperlukan peran pemerintah dalam membangun dan mensosialisasikan ataupun mencanangkan kepada masyarakat untuk lebih giat dalam membangun industri kreatif, terutama pada bidang pertanian. sehingga dapat memacu pertumbuhan yang baik bagi masa depan industri pertanian di Indonesa.